Google Custom Search Engine

Friday, May 9, 2008

Nyanyian Mang Pepen

Tadi pagi mang Pepen (bukan nama sebenernya loch) "sesadu" alias curhat, (mungkin) rada menggigit (jangan marah yaaa bagi yg kegigit hehehe)

"Naik-naik ke puncak gunung, tinggi... tinggi sekali.."
"BBM (katanya) mo naik, tapi (kenyataannya) harga sembako dah pada duluan naik"
"Tadi pagi Mang Pepen panik, mo ke warung tapi dompet tercekik"
"Maklum gajinya tak kunjung naik, yang ada malah utang numpuk di warung Mpok Atiek"
"Aduh-aduh.. katanya di negeri ini banyak orang yang pintar"
"Tapi kenapa kebijakan yang dibuat seringkali bikin Mang Pepen menggelepar"
"Katanya negara ini rugi karena harus memberi subsidi"
"Padahal jelas-jelas yang bikin rugi itu budaya korupsi"
"Mang Pepen... mang Pepen... malang benar nasibmu"
"Banyak kemakan janji Pemilu"
"Sempat pula kau tergoda, dengan janji waktu Pilkada"
"Liat kenyataan yang ada... semakin hari kau meregang nyawa"

2 comments:

Nitya Wijayanti said...

"Katanya negara ini rugi karena harus memberi subsidi"
"Padahal jelas-jelas yang bikin rugi itu budaya korupsi"


Nice! kapan ya korupsi bisa ngilang di indo..

cah braling said...

wah yang nih aku suka hehhehe mudah-mudahan yang baca dan liat tulisan artikel ini bisa melek
sukur2 yang lagi duduk di kursi panazz


lam kenal bozz merdekaaaaaaa!!!