Google Custom Search Engine

Wednesday, May 28, 2008

Mana Yang Lebih Utama ???

Pertanyaan :

Mana yang lebih utama… orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?


Pertanyaan ini dapat menghasilkan tiga jawaban; yakni sebagai berikut:


Jawaban 1:

Orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil lebih utama daripada orang yang mengerjakan dosa-dosa besar.

Alasannya: orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil jelas lebih mudah diampuni Allah SWT.

Jawaban 2 :

Orang yang tidak mengerjakan keduanya.

Alasannya: dengan tidak mengerjakan keduanya, tentu tidak memerlukan pengampunan dari Allah SWT.

Jawaban 3:

Orang yang mengerjakan dosa-dosa besar.

Alasannya: pengampunan Allah SWT kepada hamba-Nya sebanding dengan besarnya dosa sang hamba itu.

Sobat.. mari kita renungkan, mengapa satu pertanyaan yang sama dapat menghasilkan tiga jawaban yang berbeda???

Hal ini disebabkan manusia dibagi tiga tingkatan, yakni: (1) Tingkatan mata; (2) Tingkatan Otak; dan (3) Tingkatan Hati.

Maksudnya ???

Anak kecil yang melihat bintang di langit... ia mengatakan bintang itu kecil, karena ia hanya menggunakan mata... Itulah Tingkatan Mata.

Orang yang pandai melihat bintang di langit, ia mengatakan bintang itu besar karena ia memiliki ilmu pengetahuan.. Itulah Tingkatan Otak.

Orang pandai dan mengerti yang melihat bintang di langit, ia tetap mengatakan mengatakan bintang itu kecil walaupun ia tahu bahwa bintang itu besar. Karena, baginya tidak ada sesuatu apa pun yang lebih besar jika dibandingkan dengan kebesaran Allah SWT... Itulah Tingkatan Hati.


Sumber: Ania, Gadis. Humor Cerdas Dunia Islam. RumahKata. Jogjakarta. 2005

Tuesday, May 20, 2008

Menjadi Kaya di Usia Muda

Halo sobat, saya dapat buku bagus nech... judulnya "Reallionare", karangan Farrah Gray & Fran Harris, terbitan November 2007. Buku ini membahas 9 langkah menjadi kaya raya di usia muda. Kesimpulan isi bukunya kurang lebih sebagai berikut.... semoga bermanfaat yaaaa...

Langkah I
Pahami kekuatan sebuah nama (Perhatikan yang ada di sekitar kita dan belajar darinya; Terima kondisi orang tua kita apa adanya; Nama adalah pertanda masa depan; Jangan pernah menganggap remeh kekuatan sebuah nama ketika membangun sebuah kegiatan usaha; Simak dan terimalah bantuan yang positif. Jangan dengarkan hal yang negatif; Usaha besar dimulai dari ide kecil; Berinvestasi untuk masa depan; Selalu ada orang-orang yang akan membantu kita).

Langkah II
Jangan pernah takut akan penolakan (Kesempatan ada di sekitar kita; Rasa takut adalah ilusi yang tampak nyata; Tentukan cita-cita kita setinggi mungkin; Berpenampilan yang pantas; Presentasi itu penting; Perhatikan setiap orang di sekitar kita; Jangan pernah takut dengan gagasan kita; Jangan pernah berkata "Saya tidak tahu"; Jangan pernah menerima "tidak" sebagai jawaban; Kesuksesan menciptakan kepercayaan diri, yang menciptakan kesuksesan selanjutnya).

Langkah III
Bangun suatu Tim Mentor terpilih (Susun rencana dan pertahankan; Bisnis tidak hanya tentang uang, tetapi juga tentang kebanggaan memiliki; Selalu saja ada orang yang akan mencoba menjatuhkan kita; Pentingnya Mentor; Mendengarkan itu penting, tetapi lebih penting lagi mendengarkan orang yang tepat; Gagasan yang baik tidak ada artinya tanpa kemauan untuk mewujudkannya; Jangan pernah takut menerima apa yang orang lain tawarkan kepada kita, tetapi selalu beri mereka penghargaan yang pantas; Tepati janji).

6 langkah berikutnya akan segera diposting lagi... to be continued gitu dech... hehehehehe

Thursday, May 15, 2008

I am back again

Halo sobat dan pengunjung yang super... here i am back again, and here is my report (Cieee gayyyaa pake Ingris2an belepotan) :

  1. Perjalanan pergi-pulang dari Bogor - Bandung Alhamdulillah lancar, naik Bis yang lewat Cipularang. Maklumlah kalau lewat puncak khawatir macet.

  2. Urutan kegiatan saya di Kopertis IV Jabar Banten :
  • Laporan EPSBED 034 untuk kantor saya (kode: 043171)

  • Verifikasi data... validation ... OK ... Alhamdulillah beres

  • Koreksi data TBDOS04 (Tabel record Dosen Kopertis IV) yang datanya tidak sesuai, validation ... OK ... Alhamdulillah beres

  • Berlatih menganalisis Form Pengisian Angka Kredit Dosen... Ok Alhamdulillah beres

  • Progress re-status dari 043171... Alhamdulillah beres

  • Progress recommendation from Kopertis IV about 043171 proposal to Dikti ... Alhamdulillah beres..
Sahabat... sekilas tentang bagaimana cara mengisi form pengisian angka kredit bagi Dosen.. Insya Allah akan segera saya posting kalau bahan2nya sudah selesai dirangkum. Semoga bermanfaat.. Terima kasih

Sunday, May 11, 2008

Pelatihan euy ...

Sahabat dan pengunjung yang Super !

Seminggu ini saya cuti postingan dulu yaaa, soalnya ada tugas dari kantor... untuk ikut pelatihan tentang Penghitungan Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen, pada Kopertis IV Jabar Banten. Lokasinya di Wisma Kopertis IV Jatinangor Sumedang.

Insya Allah sepulang dari pelatihan, hasilnya akan saya tampilkan pada blog ini... Doakan saya agar selamat sampai di tempat, mengikuti pelatihan dengan baik, dan pulang ke rumah dengan selamat sehat wal afiat tidak kurang suatu apa pun.. amiin Yaa Rabbal alamiin...

Terima kasih, SALAM SUPER and Stay SUPER !

Friday, May 9, 2008

Nyanyian Mang Pepen

Tadi pagi mang Pepen (bukan nama sebenernya loch) "sesadu" alias curhat, (mungkin) rada menggigit (jangan marah yaaa bagi yg kegigit hehehe)

"Naik-naik ke puncak gunung, tinggi... tinggi sekali.."
"BBM (katanya) mo naik, tapi (kenyataannya) harga sembako dah pada duluan naik"
"Tadi pagi Mang Pepen panik, mo ke warung tapi dompet tercekik"
"Maklum gajinya tak kunjung naik, yang ada malah utang numpuk di warung Mpok Atiek"
"Aduh-aduh.. katanya di negeri ini banyak orang yang pintar"
"Tapi kenapa kebijakan yang dibuat seringkali bikin Mang Pepen menggelepar"
"Katanya negara ini rugi karena harus memberi subsidi"
"Padahal jelas-jelas yang bikin rugi itu budaya korupsi"
"Mang Pepen... mang Pepen... malang benar nasibmu"
"Banyak kemakan janji Pemilu"
"Sempat pula kau tergoda, dengan janji waktu Pilkada"
"Liat kenyataan yang ada... semakin hari kau meregang nyawa"

Thursday, May 8, 2008

Penelitian Menurut Tingkat Eksplanasinya

Lebih lanjut dalam mengenal penelitian menurut tingkat eksplanasinya. (Diolah dari Sugiyono, 2005).

Bentuk masalahnya dapat dikelompokkan ke dalam bentuk masalah deskriptif, komparatif dan asosiatif.

a. Permasalahan Deskriptif

Merupakan suatu permasalahan yang terkait dengan pertanyaan tentang eksistensi sebuah variabel mandiri, baik hanya dalam satu variabel maupun lebih yang mana variabel tersebut berdiri sendiri. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa penelitian deskriptif tidak melakukan perbandingan maupun hubungan di antara variabel penelitian.

Contoh rumusan masalahnya:

- Seberapa tinggi produktivitas kerja pegawai di PT DIVA Cell ? (satu variabel)

- Seberapa besar jumlah kartu perdana yang terjual, dan perolehan laba pada PT DIVA Cell ? (dua variabel)

b. Permasalahan Komparatif

Merupakan suatu permasalahan penelitian yang memiliki sifat membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih pada dua atau lebih sampel yang tidak sama.

Contoh rumusan masalahnya:

- Apakah ada perbedaan produktivitas kerja antara pegawai negeri dengan swasta ? (satu variabel pada dua sampel)

- Adakah kesamaan promosi antara Telkomsel, XL, dan Indosat ? (satu variabel pada tiga sampel)

c. Permasalahan Asosiatif

Merupakan suatu pertanyaan penelitian yang bersifat hubungan antara dua variabel atau lebih.

  1. Hubungan Simetris (bukan hubungan kausal maupun interaktif)

Contoh rumusan masalahnya:

- Adakah hubungan antara mandi kembang di malam Jumat dengan prestasi bisnis ?

- Adakah hubungan antara tinggi badan dengan kemampuan penjualan?

  1. Hubungan Kausal

Contoh rumusan masalahnya:

- Adakah pengaruh gaya kepemimpinan manajer terhadap kinerja pegawai ?

- Seberapa besar pengaruh promosi terhadap peningkatan penjualan pulsa pada PT Diva Cell ?

  1. Hubungan Interaktif (saling mempengaruhi, namun tidak diketahui mana variabel independent dan dependent-nya).

Contoh:

- Hubungan antara motivasi dan prestasi.

- Hubungan antara intelektualitas dan kekayaan.

Demikian, semoga bermanfaat

Ganti Shoutbox Yaaaa

Buat sahabat yang telah berkunjung dan meninggalkan jejak di blog ini, saya ucapin makasih banggetss. Berhubung SB sebelumnya (gak nyebut merek loch) rada-rada "lemot", maka dengan segala kerendahan hati saya coba menggunakan SB yang lain. Semoga bisa lebih baik, mengingat pointers guru kita tercinta Bapak Mario Teguh "Crisis is the best reason to change".

Tararengkiyu ... semuanya yaaaaaaaa
SALAM SUPER AND STAY SUPER !!!

Tuesday, May 6, 2008

Mau Jadi Akar atau Jadi Dahan?

Bila kita mengalami masalah-masalah yang kecil dan ringan, kita bersyukur bahwa mungkin saat ini sedang tidak direpotkan oleh kesulitan yang besar. namun demikian, perlu kita juga merenung mengapakah kita hanya mengalami masalah yang kecil dan mudah ?

Sesungguhnya, bila kita menginginkan yang besar, maka wajar apabila dihadapkan kepada masalah-masalah besar. Karena, hanya dengan menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah seperti itu, maka kita akan sampai di permukaan yang lebih tinggi - di mana jawaban bagi keinginan-keinginan besar kita terhamparkan luas.

Kita harus menyadari bahwa dengan berusaha menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang besar, maka sesungguhnya kita sedang membangun kemampuan diri yang lebih besar?

Kita juga harus menyadari bahwa dengan bersikap menghindari dan lari dari masalah-masalah besar, maka sebenarnya kita sedang menunda pengembangan kemampuan diri sendiri yang lebih baik?

Bila kita selalu mengeluh tentang keadaan kita sekarang, lalu mengapa kita tetap mempertahankannya?

Sahabat... saya memiliki sebuah ungkapan menarik untuk direnungkan:

Apabila kita ingin hidup yang datar-datar saja, maka jadilah kita seperti akar. Akar tumbuh di dalam tanah, aman dari goncangan namun berada di bawah dan selalu diinjak.

Apabila kita ingin hidup yang lebih baik, maka jadilah kita seperti dahan pohon. Menjulang tinggi ke angkasa, penuh tantangan menghadapi angin, namun mampu melihat dunia dengan lebih luas.

Jadi mau jadi seperti apa kita ini ???

Sumber: diolah dari pointers guru saya tercinta Bapak Mario Teguh
"YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO" http://www.mtsc.com

Jenis-jenis Penelitian

lanjutan ...

Menurut Sugiyono (2005) dijelaskan bahwa jenis-jenis penelitian terbagi dalam beberapa kelompok, yaitu:
1. Menurut Tujuannya
2. Menurut Metode, yaitu penelitian:
- Survey;
- Ex post facto;
- Experiment;
- Naturalistic;
- Policy research;
- Action research;
- Evaluation research;
- Historical research.
3. Menurut Tingkat Eksplanasinya, yaitu penelitian :
- Deskriptif;
- Komparatif;
- Asosiatif (Hubungan).
4. Menurut Jenis Data & Analisis
- Kualitatif;
- Kuantitatif

Monday, May 5, 2008

Tips Menjadi Re-Seller Pulsa Elektrik

Berikut ini disampaikan beberapa tips buat temen2 yang mo mencoba berwirausaha sebagai Re-Seller pulsa elektrik, yaitu sebagai berikut:
  1. Catat setiap transaksi pada buku, yakni mencakup nomor HP yang dituju, nominal pulsa, dan sisa saldo maupun stock dari chip kita. Sebagai gambaran, untuk M-Tronik dan Dompet Pulsa yang digunakan adalah saldo menurun, sedangkan untuk M-Kios yang digunakan adalah sistem stock.
  2. ...
  3. Periksa saldo/stock sebelum melakukan transaksi. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya transaksi ganda yang dapat sangat merugikan kita.
  4. ...
  5. Sebelum melakukan transfer pulsa, baca terlebih dahulu konfirmasi yang diberikan oleh operator. Pastikan nomor dan nominal pulsanya sudah benar, karena kalau sudah dieksekusi maka tidak dapat dibatalkan.
  6. ...
  7. Untuk produk M-Kios, pintar2lah membaca segmentasi pasar, sehingga tidak terjadi stock yang menumpuk terlalu banyak. Ingat bahwa beberapa dealer M-Kios telkomsel menetapkan target yang berbeda2 untuk setiap minggunya.
Masih banyak tips2 lainnya, nantikan aja yaaa... trims